Kantor Pengacara di Samarinda

Kantor Pengacara di Samarinda
Kantor Pengacara di Samarinda, oleh: Rizki Hadid, SH., CHt., CDM.
PENGACARA adalah salah satu profesi yang sedang naik daun beberapa tahun belakangan. Hotman Paris Hutapea menjadi salah satu yang ikut mempopulerkan profesi mulia ini.
Dulunya, profesi penegak keadilan ini disebut pengacara praktik. Namun semenjak Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat diundangkan, maka sebutan pengacara praktik diubah menjadi advokat. Pada Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 dijelaskan, Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003. Berdasarkan uraian peraturan tersebut, maka sudah jelas bahwa advokat, atau yang populer disebut pengacara merupakan sebuah profesi yang wilayah kerjanya tak hanya bersidang di pengadilan, tapi juga dapat memberikan jasa hukum di luar pengadilan.
Pengacara di Samarinda
Pengacara di Samarinda tentu sangat banyak. Terutama sejak tahun 2015, yang mana kala itu Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang mendapat amanat dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 untuk meregulasi para pengacara Indonesia akhirnya pecah tiga saat menggelar musyawarah nasional. Sejak saat itu, Mahkamah Agung mengizinkan semua organisasi advokat dapat melantik advokat. Dengan tumbuhnya banyak organisasi advokat tersebut, memicu meledaknya jumlah pengacara Samarinda, dan di seluruh Indonesia.
Untuk mengetahui keseimbangan jumlah pengacara dengan kondisi geografis Samarinda, ada baiknya kami sampaikan data tentang kota Samarinda sebagai berikut:
Samarinda adalah ibu kota Kalimantan Timur, yang saat ini menjadi penyangga IKN Nusantara. Jumlah penduduk Samarinda pada tahun 2022 sebanyak kurang lebih 766.015 jiwa. Secara geografis, Samarinda memiliki luas 783 KMĀ². Berapa jumlah kecamatan di Samarinda? Berikut ini daftar kecamatan yang ada di Samarinda:
1. Loa Janan Ilir
2. Palaran
3. Samarinda Ilir
4. Samarinda Kota
5. Samarinda Seberang
6. Samarinda Ulu
7. Samarinda Utara
8. Sambutan
9. Sungai Kunjang
10. Sungai Pinang
Untuk jumlah kelurahan, berapa jumlah kelurahan di Samarinda? Berikut ini daftar kelurahan di Samarinda:
1. Harapan Baru
2. Rapak Dalam
3. Sengkotek
4. Simpang Tiga
5. Tani Aman
6. Bantuas
7. Bukuan
8. Handil Bakti
9. Rawa Makmur
10. Simpang Pasir
11. Pelita
12. Selili
13. Sidodamai
14. Sidomulyo
15. Sungai Dama
16. Bugis
17. Karang Mumus
18. Pasar Pagi
19. Pelabuhan
20. Sungai Pinang Luar
21. Baqa
22. Gunung Panjang
23. Mangkupalas
24. Mesjid
25. Sungai Keledang
26. Tenun
27. Air Hitam
28. Air Putih
29. Bukit Pinang
30. Dadi Mulya
31. Gunung Kelua
32. Jawa
33. Sidodadi
34. Teluk Lerong Ilir
35. Budaya Pampang
36. Lempake
37. Sempaja Barat
38. Sempaja Utara
39. Sempaja Selatan
40. Sempaja Timur
41. Sungai Siring
42. Tanah Merah
43. Makroman
44. Pulau Atas
45. Sambutan
46. Sindang Sari
47. Sungai Kapih
48. Loa Buah
49. Loa Bakung
50. Loa Bahu
51. Karang Anyar
52. Karang Asam Ilir
53. Karang Asam Ulu
54. Teluk Lerong Ulu
55. Bandara
56. Gunung Lingai
57. Mugirejo
58. Sungai Pinang Dalam
59. Temindung Permai
Dengan wilayah dan jumlah penduduk Samarinda sebanyak itu, maka dibutuhkan banyak juga Kantor Pengacara di Samarinda. Meski masih banyak diperlukan Kantor Pengacara di Samarinda, namun perlu dipahami dulu bagaimana area praktik pengacara Samarinda dan wilayah kerja Kantor Pengacara di Samarinda. Untuk mengetahui lebih detail tentang pengacara Samarinda ataupun Kantor Pengacara di Samarinda, berikut ini penjelasannya:
Area Praktik Pengacara Samarinda
Indonesia termasuk negara yang memiliki banyak peraturan. Tentunya peraturan-peraturan tersebut dibuat untuk menangani kompleksnya permasalahan negara yang memiliki wilayah yang sangat luas, penduduk yang banyak, dan belum terlalu lama merdeka dibandingkan negara lain. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi masyarakat, pemerintah dalam hal ini penegak hukum, dan termasuk pengacara di Samarinda. Di Indonesia, terdapat banyak pengadilan untuk menangani masing-masing permasalahan. Misalnya pengadilan negeri yang menangani perkara pidana dan perdata, kemudian pengadilan hubungan industrial yang menangani perkara ketenagakerjaan, pengadilan tindak pidana korupsi yang mengadili perkara korupsi, pengadilan tata usaha negara yang menangani sengketa tata usaha negara, dan lain sebagainya. Memang ada beberapa pendapat di kalangan pengacara Samarinda yang menyebutkan idealnya seorang pengacara Samarinda mempunyai spesialisasi. Contohnya, pengacara spesialis tipikor Samarinda, pengacara spesialis perceraian Samarinda, pengacara spesialis perdata Samarinda, pengacara spesialis pidana Samarinda, pengacara spesialis sengketa tanah Samarinda, pengacara spesialis sengketa bisnis Samarinda, pengacara spesialis warisan Samarinda, dan bidang spesialis pengacara Samarinda lainnya.
Namun di lain sisi, adapula sebagian pengacara Samarinda yang berpendapat bahwa pengacara Samarinda tidak perlu mempunyai spesialisasi. Sebab menurut beberapa pengacara Samarinda ini perkara yang masuk ke Kantor Pengacara di Samarinda ini beragam. Tidak hanya di satu bidang tertentu. Jika sebuah Kantor Pengacara di Samarinda hanya mampu menangani satu jenis spesialisasi perkara, maka Kantor Pengacara di Samarinda ini barangkali tidak memiliki kemampuan menerima perkara beragam yang masuk ke Kantor Pengacara di Samarinda tersebut.
Wilayah Kerja Pengacara Samarinda
Di era pengacara praktik di Samarinda, seorang pengacara praktik Samarinda hanya bisa menangani perkara di Samarinda. Namun saat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 resmi diundangkan, maka pengacara praktik yang statusnya diubah menjadi advokat memiliki wilayah kerja se-Indonesia. Sehingga, seorang pengacara Samarinda dapat menangani perkara dari kota manapun. Yakni, bisa menjadi pengacara Samarinda, pengacara Balikpapan, pengacara Tenggarong, pengacara Bontang, Pengacara Sangatta, pengacara Sangkulirang, pengacara Denpasar, pengacara Lumajang, pengacara Kediri, dan pengacara di kota lainnya.
Di mana pun wilayah kerja pengacara tersebut, sepanjang pengacara Samarinda itu sudah resmi berstatus advokat sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003, maka pengacara di Samarinda ini dapat melayani klien di seluruh Indonesia. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi persepsi keliru bahwa Kantor Pengacara di Samarinda hanya dapat menangani kasus di Samarinda. Tapi faktanya Kantor Pengacara di Samarinda dapat melayani perkara dari luar kota Samarinda.
Demikian artikel tentang Kantor Pengacara di Samarinda. Semoga tulisan tentang Kantor Pengacara di Samarinda ini dapat menjadi gambaran awal mengenai Kantor Pengacara yang ada di Samarinda. Sebagai informasi, artikel berjudul Kantor Pengacara di Samarinda ini hanya sebuah artikel singkat untuk kalangan tertentu. (*)
Untuk layanan konsultasi hukum gratis, silakan chat WhatsApp ke: 0813-4614-0017 atau klik tombol link di bawah ini: